Tampilkan postingan dengan label Reivew. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reivew. Tampilkan semua postingan

YANG MERASA GAGAL


Siap berbagi waktu untuk sejenak mendengar kisah saya ?

Jika iya, mari kita mulai dengan tugas pertama.

Coba anda tuliskan kelebihan dan kelemahan anda sekarang juga!_ Jika sudah simpan tulisan itu dan nanti akan kita bahas setelah kisah saya ini.
Mungkin sebagian teman-teman sudah tau, kalo dulu saya pernah menjajal menjadi seorang pedagang, produsen dan berkecimpung didunia industri. Saya dulu merasa semangat dan beruntung karena diawal saya mendapat suatu keyakinan dari hasil pemikiran saya. Yang ternyata saya bisa menjalankan usaha dan saya bisa mendirikan usaha. Itu semua merubah keyakinan menjadi suatu harapan dan bahkan sikap. Tak perduli dulu bagaiamana tetangga mencibir saya karena saya seorang mahasiswa yang menjual segelas es buah, menjual sekantong mpek-pek, menjual sebungkus keripik dan sejenisnya. Malu? Tidak, minder? Awalnya sih. Namun, seiring berjalannya waktu saya merasakan usaha saya ini sudah seusia remaja, yang mana kesenangan berinovasi mulai berani dilakukan. Bahkan saya tak segan untuk sekedar menambah peralatan atau mempekerjakan sebagian anak-anak untuk ikut merasakan bagaimana rasanya bekerja.

Namun, setelah 2 tahun berjalan secara finansial tidak banyak yang saya dapat. Hingga akhirnya saya merasa gagal, merasa ini tidak begitu bisa menjadikan penunjang saya dimasa depan. Sampai saya menuliskan artikel ini saya memilih menjadi seorang karyawan disalah satu perusahaan konsultan. Logikanya kalo dulu saya yakin dan berani meneruskan usaha tersebut, harusnya saya sekarang sudah berkembang dari segi usaha bahkan dapat mempekerjakan karyawan tetap dalam usaha saya itu.
~yang merasa gagal

Kembali pada tugas anda tadi, coba sekarang perhatikan dengan apa yang sudah anda tuliskan. Mana yang lebih banyak anda ketahui? Kelebihan anda atau kelamahan yang selama ini ada?

Jika anda lebih banyak mengetahui kelebihan anda atau bahkan setara, selamat anda sudah bisa memperbaiki hidup anda. Lalu bagaimana dengan anda yang malah lebih banyak menuliskan kelemahan anda? Mari kita bahas.

Baru saja saya diingatkan oleh kalimat dalam buku yang sedang saya baca terus-menerus dan mengkorelasikannya dengan kisah saya tadi. Jelas, saya sudah pernah merasa gagal, saya kalah, dan saya tidak lebih baik dari harapan saya diawal memulai usaha dengan semangat.
Saya gagal karena saya pernah membandingkan kondisi saya dengan orang lain, saya merasa gagal karena saya merasa sudah tidak punya kelebihan bahkan saya pernah merasa gagal karena saya sudah mengabaikan citra manusia dihadapan makhluk lainnya. Secara tidak langsung mungkin saya sudah kufur akan nikmat yang diberikan tuhan. Bukankah Allah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya? Coba buka Surah At-Tin ayat 6.

Saya salah dan saya menyesal, kalo dulu saya malah terfokus pada kelemahan-kelamahan saya hingga saya lupa bahkan tidak tau lagi apa kelebihan saya. Ketika saya menjalankan usaha tadi, saya merasa saya lemah dalam bidang pemasaran. Malah dari situ saya fokus saja dengan kelamahan saya itu, belajar bagaimana supaya saya bisa memasarkan produk yang jual. Hingga keunggulan saya dibidang yang lain luntur bahkan lupa bagaimana cara mengembangkannya. Itu salah satu contoh yang saya alami dan bisa saya bagikan. Sebenernya banyak kelemahan-kelemahan yang justru saya fokuskan dan sesali tanpa mau berfikir bagaimana saya bisa bermanfaat dengan kelebihan saya yang lain.

Dari tulisan anda tadi ditugas pertama, menekankan bahwa terkadang kita fokus hanya pada kelemahan yang kita miliki, kita merasa tidak bisa apa-apa, tidak punya kelebihan apa-apa, membuat kita putus asa dan tidak mau bergerak lebih dan lebih lagi. Akhirnya kita merasa kita kehilangan kelebihan kita, sampai tadi masih dibuktikan oleh anda yang lebih banyak menuliskan kelemahan anda dan anda lebih banyak tau tentang kelemahan anda dari pada kelebihan anda. Saya merasa gagal justru karena itu.

Sekarang saya berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya kemampuan dan keahlian yang saya miliki, saya tidak lagi ingin membandingkan kelebihan orang lain dengan diri saya. Karena pada dasarnya seperti yang kita tahu, semua manusia memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing yang berbeda.

Jadi, mulai sekarang tidaklah anda mengikuti jejak saya yang pernah merasa lemah lalu gagal dan meninggalkan.

~Rais Jaka, Jkt,2018

My Morning is My Journey

Bangun! Bangun… Bangunlah sodarakku, terlalu berharga jika pagi harus terlewati begitu saja. Pagi terlalu berarti jika harus dilewati dengan tertidur, Bangunlah segera dapatkan kebaikan diawal waktu untuk hari ini.

Tidak terkecuali hari ahad, sebagian besar dari kita mungkin masih merasakan kemalasan ketika harus bangun dipagi hari. Di hari-hari biasa saja, untuk memulai rutinitas bekerja, sekolah, kuliah, atau melakukan aktivitas lainnya kita masih saja diselimuti rasa malas untuk memulai pagi. Tentu hal ini sangatlah merugi, terlalu berharga jika pagi dilewati begitu saja. Banyak hal yang bisa kita dapatkan, kita bagikan dengan memulai hari menjadi lebih indah. Kamu tahu? Berapa kebaikan yang bisa kita mulai saat kita membuka mata? Sadar atau tidak, pagi yang baik dan indah dapat menentukkan kebaikan dan keindahan pada hari tersebut. Karena pagi adalah permulaan kita mengawali hari melewati jam jam berikutnya.



Dalam islam kami bisa mendapatkan kebaikan bahkan lebih baik dari bumi dan seisinya. Mau tahu apakah itu? Sholat sunnah sebelum shubuh! . “ Dua rakaat fajar (Shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik dari dunia dan seisinya.” ~ HR. Muslim.
Lalu apa jelasnya yang harus kita mulai dipagi hari agar hari kita menjadi lebih indah dan mendapat kebaikan?

1.       Saat membuka mata mulailah dengan penuh rasa syukur
Berapa banyak orang diluar sana yang tidak dapat merasakan tidur pulas? Tidak merasakan kehangatan dimalam hari? Tidak merasakan ketenangan karena peperangan meneror pagi?

Bagaimana dengan pagimu? Yang masih merasakan lega saat bernafas, yang masih merasakan bugar setelah tidur pulas? Masih merasakan ketenangan tanpa terror tembakkan seperti negeri yang sedang berperang disana? Pantaskah kita mengerutkan dahi dan mengeluh saat membuka mata? Apalagi yang bisa kamu dustakan dari nikmat yang telah diberi oleh-Nya? Syukuri!

Bahkan dalam doa bangun tidur, kita diajurkan membaca doa yang diawali dengan ucapan “Alhamdulillah” (Segala puji bagi Allah), yang artinya kita patut dan seharunya mensyukuri semua ini.

2.       Buatlah proyeksi wajah senyuman dengan perasaan yang senang
Salah satu wujud syukur yang paling mudah adalah dengan ketelusan kita tersenyum, bayangkan saja betapa indahnya permulaan hari dipagi hari yang kita awal dengan senyuman. Tidak akan sulit untuk menggerakan mulut kita menjadi tersenyum. Hanya butuh waktu bahkan 1 detik kita sudah dapat tersenyum, bukankah itu permulaan yang baik.

 3.       Lakukan kegiatan pagi hari dengan menggembirakan diri
Lanjutkan untuk menjemput kebaikkan dunia dan seisinya, lakukan ibadah dipagi hari sebagai kewajiban kita yang dapat menolong diri kita sendiri. Lakukan dengan gembira, walau mata terkadang masih ingin melawan. Bangunkan saja dengan sadar dan buat menjadi rasa gembira. Sungguh nikmat yang luar biasa ketika kita diberi kemudahan dalam menjalankan kewajiban. Bergembiralah wahai sodaraku.

4.       Berikan aura positif kepada orang sekitar
Tebarkan senyuman dan sapaan ringan ketika pertama bertemu dengan orang sekita kita, baik didalam rumah ataupun perjalanan menuju tempat ibadah dengan Jemaah lainnya. Berikan aura positif yang dapat saling memberikan efek positif kepada kita. Mendapat kebaikan sekaligus kita dapat memberikan kebahgiaan. Tentu ini adalah permulaan yang baik. Tengok istri/suamimu ketika bangun, tengok anak anakmu, sapalah mereka berikan aura positifnya.

5.       Nikmati apa yang akan kamu lakukan untuk hari ini
Enjoy the journey… Nikmati apa yang kamu lakukan, nikmati petualangannya. Permulaan pagi sudah baik dengan hal-hal yang sudah kamu lakukan, lalu tidak ada alasan jika yang kamu lakukan tidak kamu nikmati. Tidak ada yang sulit, karena itu bagian dari perjalanan kamu. Dari mulai antri mandi, cari sarapan atau sekedar setrika seragam yang akan kamu pakai dihari itu. Nikmati saja karena itu bagian dari pagi mu, bagian dari hari mu yang akan menjadi istimewa.

Lakukan saat kamu mulai membuka mati, permulaan yang baik akan berdampak pada kebaikan selanjutnya. Jadi tunggu apalagi…. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi harimu.

Sekian.

3 Hal yang harus kamu cari tahu tentang RINDU

Udahan yah musim "RINDU ITU BERAT" nya... gue gak bakal bahas itu ko. Fokus tulisan gue yang ini bakal coba bahas tentang 3 Hal yang harus kamu cari tahu tentang RINDU.

Gue sempet bertanya-tanya, apa itu rindu? tapi gue sendiri nanyanya sambil ngelamun sendirian. Yah alhasil gak ada jawaban yang bisa gue jawab dari pertanyaan gue tadi. Bingungkan... Abis tuh rindu datang gitu aja, gak ada juntrungannya tau-tau rindu aja. Rindu, yang mungkin suata rasa dengan efek harus mendapatkan, menyampaikan, menjumpai, atau melakukan suatu hal kepada objek si rindu itu. Entahlah gue juga gak yakin haha.



Okey, sesuai judul... ini mungkin tugas lo semua buat cari tau tentang rindu.

1. Dari mana 'dia' (rindu) berasal?

Ada yang tau dari mana rindu berasal? Ambisi? Nafsu? Hati? Logika? Atau?
Pernah liat kucing peliharaan yang udah lama banget deket sama pemilik rumah, karena emang tu kucing suka makan dirumah itu ketemu sama orang dirumah itu. Setelah sekian lama tidak berjumpa dengan pemilik rumah, kucing pun jadi tak merasakan suatu kebiasaan yang sbelumnya dengan pemilik rumah. Dan pada suatu ketika, pemilik rumah kembali kerumah untuk menemui si Kucing.

Apa yang kkucing itu lakukan? dia menggesek-gesekkan badannya sambil mengeluarkan suara dari bahasa se kaumnya. Apakah kucing itu termasuk sedang merasakan rindu? Padahal dia Hewan loh, yang notabene tak punya akal dan perasaan. Tapi....? 

Ya okelah, lu harus cari tahu tuh, dari mana 'dia' berasal...?

2. Apa alasan lo rindu?

Kenapa hayoh? apa karena lo udah bertemu doi sebelumnya atau melakukan suatu kebiasaan dengan dia (entah apapun wujudnya). terus tiba-tiba kalian terpisah dan kalian merasakan rindu satu sama lain? Lalu bagaimana dengan Ibu yang sedang mengandung, sedang dia harus terpisahkan karena umur kandungannya yang tidak sempat dilahirkan kedunia karena takdir kematiannya tiba. Setelah beberapa waktu, ternyata sang ibu merasakan rindu, kerinduan akan anaknya yang dibayangkannya akan lahir kedunia tapi tak jadi dan mereka terpisah?

Atau lu yang setelah sekian lama putus dari pacar lu, atau tiba-tiba temen ngobrol lu menghilang sekian lamanya. Lalu muncul perasaaan dalam diri lu yang bisa disebut itu rindu? Kenapa alasannya berbeda-beda tapi semua rasa itu sama, sama-sama disebut rindu.

Sebenarnya apa alasan yang paling mendasarnya?

3. Dan hal apa yang mengatasi kerinduan itu?

Bertemu? Terjadi? Melakukan kebiasaan yang pernah dilakukan? mengulang moment paling menyenang dan dikenangkan? atau lu cuman diem, nunggu dan berdoa akan yang terbaik?

Apa jawabannya?


Nah, segitu dulu deh selingan sarapan artikel dari gue.. semoga itu menjadi renungan buat diri kita sejauh mana batasan yang harusnya kita perbaiki perihal rindu dan dampaknya ini. So... Thanks for read... sekiann...

Hidden Stakeholder nya saudagar langit

"Salah besar! Jika anda memandang manusia manusia langit adalah orang yang kere dan tidak punya jiwa bisnis. Terus apa rahasia kesuksesan para saudagar langit itu? Dibalik kejayaan bisnis mereka, mereka teramat yakin terhadap adanya hidden stakeholder". ~Book of I am a muslim enterpreneur

Jadi ceritanya waktu gue menuju bekasi kemarin, gue sempet merenung dan sesekali mikirin (flashback) bisnis yg pernah gue bangun disepanjang perjalanan waktu itu. Gue tiba-tiba mikirin itu, setelah gue liat beberapa orang yg menawarkan barang dagangannya dipinggir jalan, ada yang mikul keliling, ada yang nawarin jasa kayak cat duko sambil lambaikan tangan ke jalanan tempat mobil lalu lalang. Gue sempet bertanya, kenapa mereka terlihat susah menawarkan barang atau jasanya?, susah dalam artian mereka seakan gak coba mencari pemasaran yg lebih efektif dan efisien. Apa iyah mereka cuman yakin dan nekad buat jualan sama ngandelin suara dan kekuatan fisiknya buat mikul keliling. Usia mereka gak muda lagi loh, tapi maaf-maaf nih mungkin karena pendidikan yang terbatas membuat mereka kurang mengerti akan teori promosi atau pemasaran yg lebih efektif.


FOTO BY https://sesejukrembulan.blogspot.co.id/2016/05/pantang-menyerah-kakek-103-tahun-ini.html

Tapi saya sadar, dengan pekerjaan mereka seperti itu saja mereka bisa menghidupi istri dan anaknya. Malah justru saya malu, sempat memakan bangku kuliah merasa kenyang akan teori dan praktik bisnispun nyatanya saya belum ada apa-apanya dibanding mereka. Ternyata memang sulit dan perlu pengalaman serta branding yang membangun agar produk dapat diterima dan dikenal, itu butuh waktu yang tidak sebentar.

"Saudagar langit ini adalah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Menurut kisah mereka amatlah kaya dan handal dalam berbisnis, mereka ahli dalam keuangan serta perhitungan untung rugi yang pintar dalam bisnis. Bayangkan saja, diusia 25 tahun beliau menikah dengan Khadijah dengan mahar 100 ekor unta. Pada salah satu riwayat, mencertiakan ketika masa kepemimpinan Umar bin Khattab (10 tahun bertugas), ia sampai kesulitan menemukan seseorang yang miskin pun yang layak diberi zakat. Adalagi Abdurahman bin Auf kekayaannya melebihi 2.560.000 dinar atau mendekati 4 triliun belum aset properti dan lainnya.". MasyaAllah... (Book of I am Muslim Enterpreneur). 

Kembali pada kisah usaha kita, sempat kita mempejalari tentang relasi bisnis serta SDM yang ada didalamnya. Berapa kali kita berusaha menjajakan produk kita ke distributor, toko, konsumen langsung, atau tester para investor dan masyarakat umum ketika pameran. Bukankah itu menjadi salah satu metode promosi kita? Berapa kali kita mengeluh karena kekurangan modal? kendornya mesin produksi? bandelnya para karyawan? Apa pantas kita uring-uringan mendustakan syukur yang Allah berikan? atau karena kita gak sadar dan lupa menjalankan kewajiban kita terhadap Hidden Stakehoder? atau kita lupa, semua yang kita lakukan dalam berwirausaha ini ada 'campur tangan Tuhan'?

"Seperti yang kita tahu, dalam bisnis pada umumnya ada yang namanya Stakeholder primer (konsumen, suplier, pekerja dan investor) adapula stakeholder sekunder ( pemerintah, media masa, dan masyarakat umum). Lantas siapakah hidden stakeholder? Tidak lain adalah sang pencipta, dan inilah kunci utama keberhasilan manusia-manusia langit".

"Setiap orang memang sudah dijatah rezekinya dari yang maha kuasa, rezeki ada 'ditangan Tuhan'. Tapi kalau kita tidak berusaha untuk menjemput ya bakal 'ditangan Tuhan terus' ".

Sambil mengulas buku yang sudah saya baca beberapa lembar ini, mengingatkan saya kembali ketika saya melihat para pedagang dipinggir jalan kemarin. Saya sendiri pun menegur diri saya, bahwa semua ini perlu yakin terhadap adanya hidden stakeholder dan kita perlu menyadari itu. Saya sadar kala saya mengalami rugi saya uring uringan, alibi tak memakai teori atau lagi lagi menyalahkan distributor. Ketika saya untung saya malah terlena dan seenaknya saja menambah investasi bahkan sekedar selebrasi dengan hal yg kurang tepat. 

Saya lupa bahwa didalam rezeki saya ada rezeki orang lain. Mindset saya sangtlah lemah, saya tidak berfikir bahwa dengan banyaknya uang dan menjadi kaya saya akan bisa lebih banyak berbagi. Saya bisa menunjang ibadah lainnya dan melaksanakan rukun islam yang kelima. Bagaimana saya bisa pergi haji sedang sholat saja saya tidak mampu melangkah ke mesjid, bagaimana saya mau zakat mal sedang sodakoh saja paling hanya 1% dari 100.000. Itulah kenapa alasan saya sulit maju dalam berwirausaha, mindset yang lemah dan belum menyadari akan adanya hidden stakeholder belum lagi ilmu yang dangkal dan pengalaman yang sebentar.
Jauh sekali dengan para saudagar langit, yang paham akan agama dan berilmu. Mereka handal dalam berdagang, mereka menjadi wirausaha yang sukses dan mapan. Seperti yang pernah beliau bilang, 9 dari 10 pintu rezeki datang dari hasil berdagang.

Saya merasa masih belum ada apa-apanya dengan tukang dagang keliling, yang sempat berhenti sejenak dimesjid untuk sholat. sempat tilawah disela-sela berjualan. Sedangkan saya, tak ada pembeli dagangan sepi uring-uringan, boro-boro berdoa dan memanfaatkan waktu untuk tilawah sholawatpun saya lupa. Dikasih dagangan ramai pembeli malah keteteran, gak sadar itu adalah kesempatan dan malah pelit buat nambah orang dibagian produksi. Itulah kenapa saya pribadi perlu yakin dengan adanya hidden stakeholder yang berperan sangat penting dalam usaha manusia tentulah karena ketaqwaan kita yang seharusnya.

"Bekerjalah didunia seakan kamu hidup didunia 1000 tahun lamanya dan beribadahlah sebagai bekal akhirat seakan kamu akan mati besok."
Kesimpulannya semoga kita selalu mengingat dan melaksanakan kewajiban kita kepada hidden stakeholder baik kita sedang menjadi wirausaha ataupun pekerja sipil dan swasta. Sebagi contoh pada cerita ini adalah kita berusaha saling mengingatkan akan nikmat yang selalu dilimpahkan, syukuri apa yang kita jalani. Tentu dengan pola pikir bahwa kita harus terus bisa berbagi lebih kepada sesama, saling menyayangi. Jujur dan pintar dalam berwirausaha, ada hak hati yang perlu kita yakinkan terhadap Illahi. Wallahualam, semoga kita selalu diberi petunjuk yang lurus oleh-Nya. aaamiiin.

Kebenaran hanya milik yang maha kuasa, apalah daku hanya penulis catatan yang bahkan jadi debu untuk tayamum pun tak pantas. Apalagi menjadi mata air. Semoga tulisan ini bermanfaat. Jika terdapat kesalahan dalam menulis dan beberapa kalimat yang kurang enak dihati, jangan sungkan untuk berkomentar dan memberi masukkan kepada penulis.

Terima kasih.

Liburan yuk, sekedar lihat curug sambil teriak "aw"

Akhir tahun lalu, kami sempat berkumpul dalam rangka temu kangen alumni kampus kami tercinta, walau hanya 1 angkatan dan yang hadir tidak lebih dari 20 orang. Kami sangat menikmati liburan kala itu.

Iyah, jadi gue sekalian mau ngasih rekomendasi buat liburan lo minggu ini, long weekend coy... Barangkali bisa jadi referensi jugakan.

Sebelum gue lanjut nulis gue kasih foto shoot pertama dulu.

Curug Cibedil - Pemalang

Iyah, mungkin sedikit dari kalian yang udah tau lokasi tempat foto gue itu. Namanya Curug Cibedil - Pemalang Jawa Tengah. Tempatnya agak susah di akses sih, karena masuk-masuk gitu kesela-sela rumah warga. Udah gitu Curug ini juga agak kurang terurus, so far buat suhunya yang dingin ditmbah kedalamannya yang kurang lebih sekitar 7 meter, gue worth it banget sama tempat ini. Sebenernya tempat ini jadi wisata terakhir kita. Karena sebelumnya kita yang meluncur dari tegal dan meeting point di Pusat Kota Pemalang, kita memulainya dengan rafting bareng di Hulu Sungai Comal.

Nah, gue sengaja gak mau share semua perjalanan kemarin, jadi gue cuman mau fokus sama curugnya aja. Sebelumnya sih sempet gue upload nih ke Instagram gue @rais_jaka , dan gue kasih caption "Break Your Mental Block".  Tau gak kenapa?

Karena anak-anak pribumi sana sempet bikin gue kaget dan tegang kagum entah apalah rasanya. Gimana gak kaget coba, liat tuh dinding batu yang dialiri air itu, mereka melipir kepinggir dan naik keatas tanpa peralatan atau perlindungan apapun. Dikira-kira sih ketinggiannya ada sekitar 10 meter ke permukaan air dibawah curug itu. Sedang air tersebut seperti yang gue bilang dalamnya mencapai sekitar 7 meter. 1,2,3,.... Mereka pun loncat dari atas secara bergantian (pada suit dulu sih siapa yang duluan)

Jubarrrr....... cipratannya sempet kena gue yang lagi liat mereka dibawah. Selain air ini bikin menggigil karena dingin, jernihnya juga gak nanggung bro. Pas mereka loncat tuh, gue cuman bisa liat badan mereka sebagian dan gak lama mereka yang udah nyelem dari loncatan itu langsung nongol keatas lagi. Ngeri sih... maen loncat gitu aja. Gue sempet ditantangin tapi boro-boro gue mau hahaha. Berenang ngubek2 dikedalaman 7 meter aja gue udah ragu. Bisa pun nyobain cuman sekedar nyebrang sambil gaya telentang. Mana kaki gue keram kedingininan hahaha.

Jadi, itulah salah satu alasan gue kenapa gue mau rekomendasiin tempat ini untuk liburan kalian. Selain kalian bisa teriak "aw" kalian juga bisa nyobain tantangan buat "break your mental block". Tapi saran gue sih, kalo ragu gak usah dan baiknya tetap diawasi dengan pribumi yang profesional dan kalo bisa safety first yah hehehe.

Kalo begitu gue pamit dulu, sekian tulisannya semoga bermanfaat.

Noted :
Lokasi = Sekitar 15 Menit dari tempat rainbowrafting ke arah Curug Cibedil (Atas)
Tiket Masuk = 10 rb (+Parkir) disarnkan bawa motor aja yah.


Pikirkan Matang-matang

Pekan lalu saya diberi kesempatan untuk mengikuti sharing seasson bareng Ust Sigit Kamseno. QadarAllah pembahasan kala itu memang pas untuk masa-masa sekarang terutama dikalangan pemuda pemudi yang berangan untuk nikah muda, karena memang kala itu peserta dihadiri banyak oleh kalangan muda.
.
Akhirnya saya berfikir dan mengevaluasi semuanya dari hasil pembahasan tersebut. Evaluasi disini bukan mengevaluasi teknis pelaksanaan acara tersebut, namun pada diri saya pribadi terutama terkait pernikahan. Qadarallah juga pada saat bersamaan guru saya memberikan beberapa buku referensi untuk lebih memahmi tentang tujuan pernikahan. Ternyata pada kondisi sekarang tidak sedikit pernikahan muda menjadi tujuan saat ini bagi kebanyakan kalangan. Sangat baik daripada menunda apalagi sudah mampu dalam hal batinah maupun lahiriah. 

Salah satu riwayat mengisahkan bahwa Nabi Muhammad Saw pun menikah diusia muda (25 tahun). Kamu tau berapa mahar beliau yang diberikan kepada istrinya? Ada riwayat yang mengatakan beliau memberi mahar 100 ekor unta adapula yang meriwayatkan memberi 20 ekor unta. Coba saja kamu konversikan berapa rupiah unta dikala itu dikalikan jumlah tersebut. Tentu bukanlah jumlah yanh sedikit. Apakah kamu sudah siap  memberi mahar sebesar itu, di Indonesia tidak sedikit bahkan yang hanya memberi seprangkat alat sholat itupun dimodali mertua atau orang tua. Wallahualam...


.
Pikirkan matang-matang, pernikahan bukan permainan. Anggap saja kamu hidup bersama orang tuamu selama 25 tahun (sebelum menikah), berapalama nanti kamu akan menikah dan hidup membangun keluarga baru? Bahkan pada usia pernikahan selama 20 tahun (usiamu sekitar 45 tahun nanti) tidak sedikit perceraian dan kerisuhan rumah tangga hanya karena hal kecil atau masalah yang sulit dipecahkan bersama. Sebagai laki-laki kita mesti kuat, siap, dalam memimpin bahterah rumah tangga. Bukan menjadi laki-laki lemah yang mudah mengucap cerai, karena pada dasarnya wanita itu tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Jangan meluruskan secara paksa karena dia akan patah maka perlahanlah.
.
Segerakan kebaikan memang dianjurkan, tapi bukan berarti kamu mendzolimi calon istrimu dengan mahar hanya beberapa rupiah, hanya bermodalkan paham ilmu yang buta, bahkan belum siap secara mental akan rajukkan sang wanita.
.
Begitupun wanita, turunkan suaramu jangan melebihi suara sang suamimu. Hargai pemimpinmu, pelajari kewajibanmu. Kalian itu ibarat pakaian yang saling melengkapi, istri adalah pakaian suami dan sebaliknya.
.
Dalam pernikahan kejarlah keberkahan, mulailah dengan awal dan proses yang benar serta diridhai. Sakinah Mwadah Warohmah memang prinsip, tapi yang lebih utama adalah keberkahan (dengan keberkahan insyaAllah sakinah mawadah warohmah mengikuti).
.
Pahami betul-betul, pikirkan matang-matang...
.
Pernikahan muda segerakanlah, siapkan dengan mental dan fisik yang matang.
.
Mari kita pelajari bersama, pengingat pun untuk penulis. InsyaAllah keberkahan bisa kita raih. Wallahualam.
.
Kebenaran hanya milik Allah Swt, saya bukanlah mata air bahkan debu pun tak pantas untuk saya. Saya hanya manusia biasa, mari kita tumbuh dan belajar bersama.
.
Terima kasih
.

WUB - WiraUsaha Berlatih

Persaingan pasar cepat melesat tak terikat bahkan pekat, tak luput oleh takut mencoba untuk bisa, menjual produk atau jasa tak lagi lama, teknologi seakan mengabdi berkembang semakin menunjang, pengusaha tak lagi resah untuk berkiprah. Pertanyaannya adalah siapa yang mampu bertahan atau bahkan selalu dapat meningkatkan keuntungan yang dinamis namun manis? Karena produk unik? asik? menarik? kemasan nyentrik? branding dilirik? Kompetensi apa yang mesti dikejar oleh para penggelar dan makelar, agar usahanya tak cepat atau bahkan takkan merasakan gulung tikar?

Tuty Herlina berkata , "Produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan tidak lagi menjadi sumber keunggulan yang kompetitif dan berkesinambungan karena mudah ditiru, diperbaiki, atau ditemukannya subtitusi yang lebih efektif oleh pesaing."

Timbul pertanyaan lagi, lalu apa yang menjadi keunggulan kompetitif pada zaman yang mengalami turbulensi tingkat tinggi dalam dunia ekonomi ini? , Jawabannya adalah SDM yang terlatih, pengelolaan dan pengembangan yang berkesinambungan menjadi keunggulan kompetitif yang akan sulit ditiru oleh pesaing.



Begitu pula wirausaha, para pelaku usaha yang berkompetensi apalagi memiliki beberapa partner kerja atau karyawan buruh upah yang mampu mengikuti dan memenuhi tuntutan kinerja dimasa kini. Usaha kacao bukan karena banyak produk saingan di zaman now, namun karena SDM yang kurang terlatih dalam menghadapi gerusan waktu bak air mendidih. Akan selalu ada perubahan disetiap perjalanan, siapkah produk atau jasa kamu bisa beradaptasi dan berada ditingkat tinggi diatas rata-rata.

Nah ini bisa dijadikan program menarik, WUB ~ WiraUsaha Berlatih. Ada beberapa metode pelatihan dalam berperan meningkatkan pengembangan sumber daya manusia. Didalam dunia wirausaha cenderung pelatihan yang paling efektif adalah dengan cara pembiasaan melalui teknik pengajaran. Pendidikan dan latihan yang efektif dapat diberikan kepada bawahan tanpa harus menambah jam kerja atau upah berlebihan. Pengembangan SDM ini jika masuk dalam anggaran alokasi diberikan nama rekening investasi, karena tentu tidak akan merugi.

Menurut Schuller dan Jackson 1996 , ada banyak alternatif metode diklat yang dapat diberikan. Namun secara umum ada tiga bagian dari hasil pengelompokkan metode-metode tersebut. "OnJT, OST, dan OfJT" , nah ketiganya ini masing-masing memiliki tingkat kepentingan yang berbeda berdasarkan kondisi yang sesuai untuk digunakan.

Saya tidak akan menjelaskan satu per satu, namun akan fokus pada kebutuhan wirausaha untuk metode berlatih baik untuk sendiri maupun karyawannya. Inilah yang disebut menciptakan experience for learning. Metode yang paling efektif menurut saya untuk wirausaha berlatih adalah OnJT. Metode yang memiliki kepanjangan dari On Job Training, dimana sang instruktur atau atasan atau pemilik usaha langsung mempraktekan pekerjaan yang akan diberikan oleh peserta training. Metode ini efekti karena mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk teori maupun kegiatan produksi atau opersiaonal yang sedang berjalan. Nah, poinnya adalah "Pembiasaan" , pembiasaan yang akan dirasakan langsung oleh peserta diawali dengan peserta mengetahui sejak awal apa yang akan dikerjakannya. Namun ada beberapa bagian pekerjaan yang sifatnya berhubungan dengan manusia tidak akan cocok untuk menggunakan metode ini. Nah pada kenyataannya adalah para pelaku industri berperan langsung dengan suatu hal pekerjaan yang tidak masuk dalam kategori hubungan antar manusia. (Pernah saya mengulas sedikit tentang tipe penempatan pekerjaan manusia berdasarkan orientasi potensi dirinya).

Baiklah, jika masih bingung saya akan menyimpulkan pembahasan dalam tulisan ini.
1. Produk atau jasa bukan keunggulan kompetitif pada masa kini, karena semakin canggih teknologi berkembang nyata para pesaing mudah meniru, memodifikasi, memperbaiki produk yang kita miliki. Namun, pesaing tidak akan bisa menyaingi potensi SDM yang berkompetensi dalam usaha kita. Jadi latihlah terus para pelaku wirausaha dan karyawannya, ikutkan dalam seminar pelatihan diluar agar terus belajar dan berkembang baik teori maupun praktisi. 
2. Dalam internal perusahaan para pengusaha lebih cocok untuk berlatih menggunakan metode pembiasaan, dimana mereka akan langsung merasakan pekerjaan yang akan dikerjakannya, mereka akan dapat mempelajari dari pengelaman yang mereka dapat. (Terkhusus untuk pekerjaan yang sifatnya bukan berhubungan dengan manusia).
3. Tulisan ini bertujuan untuk mengantisipasi berkurangnya jumlah wirausaha senior yang cukup puas dengan produk atau jasanya dizaman now, padahal tidak dipungkiri begitu mudahnya persaingan produk yang berinovasi. Anggap saja kemasan menarik, jika dulu masih saja betah dan puas dengan itu-itu aja tidak menutup kemungkinan akan diperbaiki oleh pesaing hingga pangsa pasar menjadi beralih.

Baiklah untuk itu, saya cukupkan tulisan dan pembhasan kali ini. Semoga bermanfaat dan berkenan dihati. Dilihat dari atas angka 9 bisa menjadi 6, begitupun sebaliknya. Sesuaikan saja makna dan isi dari tulisan ini dari sudut pandang yang dibutuhkan. Sekian terima kasih. Salam Wirausaha.

@rais_jaka

NILA SEEKOR SUSU SEGELAS


Dari judulnya aja udah bikin gue laper, haha…

Nila seekor susu segelas? Berapa duit tuh kalo lu beli dirumah makan sebrang, yang dipinggiran jalan deket lampu merah? Paling… gak lebih dari 30 rb kali yah… hehehe.. oh iyah by the way (cieeelah..) Ni kemarau kayaknya udah mulai ada dipenghujung musim. Artinya musim hujan bakalan kembali nongol buat ngisi kebun yang kering, sawah yang gersang, ataupun teras rumah yang udah lama gak kebanjiran tetesan air hujan yang nyiprat dari genteng tetangga depan rumah dan tentu untuk hati yang sudah kering dan akan segera dibanjiri kenangan. Kolam ikan udah mulai pasang lagi, yang jelas penuhnya bukan dari air susu tapi yah. 

Sebenernya itu judul gue ambil dari pribahasa lawas yang berbunyi, “Nila setitik rusak susu sebelanga”. Kebayang dong artinya begimana? Yah kalo boleh gue simpulin sih artinya gegera hal kecil/masalah kecil, bisa berdampak kesemuanya. Ah memang benar kata seorang pujangga “semua persoalan yang ada didunia ini, itu karena cinta”.

Lu pernah denger legenda atau cerita dari peperangan kerajaan majapahit yang mau menguasai nusantara? Dan dari salah satu versi yang menyebutkan kalo kerajaan sunda itu belum terkalahkan? Mungkin itu pribahasa bisa kita pakai dikala hubungan 2 insan manusia yang berbeda suku dari kerajaan tersebut. Semenjak legenda itu gak sedikit orang yang bisa langgeng dan direstui sama sesepuhnya untuk menjalin hubungan yang berbeda kerajaan itu. (mungkin bagi yang masih mempertahankan pepatah lamanya, masih tetap memegang kuat wasiat itu).

Nila seekor susu segelas… demen banget dah gue kalo denger itu kalimat, makanya sampe gue jadiin judul hahaha. Sekarang gini dah, itu nila mau lu goreng apa di pepes? Terus itu susu mau yang murni atau pake cokelat? Biar gue buatin nih… hahaha pasti nanti si ikan bilang gini “ ko cuman gue aja yang dimasak, temen-temen gue kagak sih?, terus itu susu meres dari sapi yang mana? Awas yah nanti gue bilangin anaknya loh..”.

Balik lagi sama itu persoalan, yang  memang akar berakarnya terjadi karena soal cinta. Basi sih asli, pengen mual deh kalo bahas cinta.. kayaknya udah bejibun deh tulisan tulisan yang bahas soal itu. Yaudah gue skip aja. Coba kita alihkan kepada pengaruh kinerja dan produktivitas karyawan dalam perusahaan.

 
Dalam suatu perusahaan tentu didalamnya terdapat para karyawan yang memiliki tanggung jawab dan beban pekerjaan yang berbeda-beda. Yang harus kamu tau adalah ini berkaitan tentang betapa pentingnya analisa jabatan atau yang biasa kita dengar adalah job deskripsi. Seorang sales lapangan memang pekerjaannya tidak seberapa popular disbanding seorang manajer atau supervisor. Tapi kalo kita lihat lebih dalam lagi.. siapa yang pertama kali berhadapan dengan calon konsumen, jelaslah seorang sales. Bahkan kualitas suatu perusahaan atau produk bisa dilihat dari bagaiamana pemasaran perusahaan melalui karyawan pemasaran seperti sales. Mereka yang berhadapan pertama kali dengan calon konsumen, otomatis mereka lah yang harus memberikan citra terbaik perusahaan kepada konsumen. Atau yang lainnya mungkin seperti karyawan yang bekerja dibagian front office seperti, satpam, resepsionis, atau bahkan customer service. Kebayang dong betapa pentingnya suatu pelayanan prima terhadap calon konsumen apalagi pelanggan.

Pesan yang bisa ditarik adalah pada saat jam makan siang kasih dah tuh para karyawan front office untuk menyantap nila seekor susu segelas. Hahaha bukan itu maksudnya.

Kesalahan kecil yang mereka buat atau tak sengaja dilakukan tentu bisa berdampak besar bagi kualitas perusahaan. Mereka bisa jadi adalah ujung tombak penyampai visi dan misi perusahaan kepada calon konsumen, penyampai citra dan maksud perusahaan dalam menjual produk atau jasanya. Overall mereka adalah bagian dari aset perusahaan. Terlepas dari itu, karyawan internal yang mengurusi bagian dalam perusahaan yang memang tidak berhadapan langsung dengan calon konsumen bisa jadi merekapun akan melakukan suatu hal yang berdampak besar pada perusahaan. Apapun bisa terjadi dong….


Jadi sebelum nila itu rusak alangkah baiknya kita goreng atau pepes, eh hahaha… maksud si pribahasa sih itu bukan ikan yah hahahaha… oke deh sekian dari gue.. chit chat ajalah di komentar apa yang kalian tanggapin dari tulisan gue ini.. semoga bermanfaat yah….

#coretankangrais

Pengusaha Deadwood


Jadi ceritanya istilah itu saya dapat setelah saya beserta rekan2 senior konsultan membahas tentang kondisi perusahaan klien. Berkaitan dengan Sumber Daya Manusia, karyawan yang dimiliki perusahaan tersebut ada yang mengalami deadwood. Sebetulnya agak kurang fokus saya ikut mendengarkan diskusi kecil didalam Panther si Mobil Klasik Ajaib 😬.

Namun istilah Deadwood ini membuat saya semakin penasaran untuk tau arti sebenarnya. Deadwood itu berasal dari perumpamaan kayu atau ranting yang sudah lapuk karena tumbang atau patah, tentu sudah tidak bisa berguna lagi.

Sempat saya berseluncur didunia maya, mencari arti kata deadwood tersebut (anda bisa nyusul saya berseluncur untuk tau arti luasnya).

Kemudia, beberapa saat saya berfikir jika ini berkaitan atau dikaitkan dengan adanya bug dalam suatu bisnis, kemungkinan itulah arti deadwood yang coba saya kaitkan dengan pengusaha atau bisnis.

Suatu usaha tentu penting jika harus mengoptimalkan Man atau SDM, karena itulah salah satu dan yang paling nomer satu untuk membangun suatu usaha. Suatu bisnis atau usaha yang memiliki potensi SDM deadwood, pastinya akan sangat mengkhawatirkan.

Bayangkan saja jika sistem yang sudah dibangun, hancur begitu saja karena berbagai faktor yang menyebabkan pelaku usaha menjadi deadwood (tidak mau berkembang bahkan terjatuh seperti ranting yang akan lapuk diatas tanah). Mereka yang memiliki potensi dan kompetensi optimal perlu disesuaikan dengan kondisi yang tepat.

Nah istilah deadwood ini yang sangat membuat saya pribadi merasa khawatir pada diri saya dan mungkin karyawan saya nantinya. Tidak adanya alasan khusus membangun suatu organisasi atau bisnis, dan bahkan merasa usaha yang dijalani hanyalah seadanya flat, tidak ada orientasi yang menunjang untuk mengembangkan usaha.

Sadar atau tidak, prilaku tersebut akan mendorong seseorang yang tidak punya alasan khusus atau tujuan dalam berwirausaha menjadi masuk dalam golongan deadwood.

Mungkin sekiranya dapat lebih bersinergi, belajar dan menyadarkan diri tentang alasan apa yang membuat kita harus bekerja atau berwirausaha. Tentu hal tersebut akan lebih membuat kita menjadi produktif, inovatif, berkembang dan mau terus belajar.

Kiranya tulisan saya ini, terdapat hal yang perlu dikonfirmasi saya akan sangat terbuka. Dan kiranya tulisan ini bermanfaat dan membuka cakrawala baru untuk semua doa saya smoga menjadi barokah dan berguna.

Semangat wirausaha berorientasi pada keberhasilan kinerja agar kita menjadi kuat seperti kayu yang menopang rumah keluarga, seperti Pelaku Usaha yang berkontribusi menopang ekonomi bangsa.

Sekian dari saya.. Terima kasih...

 😅😇🙏

#coretankangrais
#belajarlagi
#ngerjainkerjaanS1
#nulisbiareksis
#asalshare
#thxboss

Masih ada Pilihan

Malam itu ketika kami sampai dipos terakhir tempat strategis untuk memasang tenda sebelum menuju puncak gunung Rinjani, tepatnya sekitar 4-5 jam lagi menuju puncak. Kami sempat memutar rencana untuk memilih jalan pulang dengan cara lain nantinya. Karena kami cukup lelah (terutama saya sih), kami berfikir untuk menggunakan jasa porter, ketika selesai muncak nanti. Setelah muncak memang kami berniat untuk berkunjung ke danau Segara Anak. Untuk sekedar melanjutkan camping dan memancing mania mantap sebentar hahaha.

Singkat cerita kami ternyata tidak menemui porter yang siap dan kebetulan tidak bertangan kosong ketika pulang. Jadi kami memutuskan untuk tetap sendiri dan tidak menggunakan jasa porter.

Masih ada pilihan ~
Lelahnya perjalanan dan terjalnya jalan berbatu dan beresiko tinggi ini, membuat saya pribadi agak pesimis. Namun, itulah pilihan yang sudah dibuat dan harus tetap dijalani seberat apapun resikonya. Perjalanan pendakian ini sempat mengubah judul perjalanan kami menjadi pemanjat tebing. Dinding batu dari tebing yang persis dihadapan muka kami, membuat kami harus memanjat karena itulah jalan menuju arah pulang, sambil menggembol tas besar khas anak gunung di punggung kami.

Masih ada Pilihan ~
Banyak pelajaran yang didapat disetiap perjalanan. Entah itu perjalanan hidup, perjalanan sepasang kekasih, perjalanan menuju tempat singgah, dan atau apapun perjalanan lainnya. Semua pasti ada mhikmah dan resikonyam ada dampak baik dan buruknya.... itu karena masih ada pilihan yang harus dilalui.

Karena masih ada pilihan, akan selalu ada kenangan yang teringat.
Karena masih ada pilihan, akan selalu ada kesalutan yang tersanjungkan.
Karena masih ada pilihan, tidak harus disesali apapun hasil akhirnya.
Karena masih ada pilihan, raga ini sampai dipenghujung penantian. 


 
 
 

Ternyata itu teori 5M

Hari Kamis, tanggal 3 Nov 2016...

Solaria Taman Mini - Jakarta...

Assalamu'alaikum... Oke... Sehat yah pastinya, kalopun lagi gak fit semoga disembuhkan dan diangkat penyakitnya sama Allah SWT, Aminnn...

Jadi, sore itu gua bareng Boss dan Rekannya yang juga partner bisnisnya itu bikin janji buat meeting dan dskusi sama seseorang yang sangat inspiratif dan juga berpengalaman tentunya. Beliau memang sudah sepuh dan umurnya sekitar kepala enam. Saya cukup kagum dan merasa bangga karena bisa berkumpul dengan orang-orang hebat yang membahas mengenai bisnis dan hal-hal menarik seputar pengalaman beliau.

Tapi, dalam tulisan ini saya tidak akan bahas bagamaina detail dari cerita saya kemaren ketika berkumpul didaerah sekitar Taman Mini Jakarta itu. Sesuai judul dalam tulisan ini, saya sangat tertarik untuk sekedar berbagi dengan teman-teman pembaca dan blogger pastinya. Mengenai sebuah teori sederhana, namun ini terjadi pada pengalaman seseorang. Seseorang yang saya pikir perlu diacungi jempol, karena diusianya yang sudah mencapai kepala enam itu masih semangat berada dalam dunia bisnis dan diskusi kecil sperti ini.

"TERNYATA ITU TEORI 5M"

Tulisan "ternyata itu teori 5m" ini bukan sebuah buku panduan atau modul formal, namun rasanya agak curang jika saya tak coba tuangkan dalam selembar halaman blog saya. Karena saya pikir untuk kalangan pebisnis atau pengusaha hal ini cukup efektif dan pantas dibahas.

Well... mari kita mulai...

Jika kalian pernah mendengar istilah Manajemen tentu bukan hal asing jika terdapat teori 5M. Tidak menutup kemungkinan untuk orang yang "maaf" belum merasakan pelajaran manajemen. Saya rasa secara tidak langsung teori ini sedikit banyaknya sudah dipraktekan, terkhusus untuk para pengusaha baik kecil menengah maupun besar. Ternyata itu adalah teori 5M.

5M sendiri merupakan kepanjangan atau istilah dari point yang disederhanakan menjadi :

Man -> Manusia/SDM
Money -> Modal/Uang
Material -> Bahan baku/Barang
Machine -> Mesin atau alat
Method -> Metode/cara

Teori sederhana itu, saya pikir hanyalah sebuah teori yang sangat amat sulit untuk dipraktekkan dalam sebuah bisnis, terutama dalam mengawali sebuah usaha industri/jasa perdagngan dan sebagainya atau hal lain terkait dengan manajemen.

Apa yang perlu dibahas dalam teori 5M itu adalah pemenuhan masing-masing point dari 5M ketika ingin mencapai sebuah tujuan dengan manajemen yang baik. Lalu, apa topik/permasalahan yang kita bahas?

Secara ringkas saya akan berbagai hasil diskusi yang salah satunya adalah mengetahui kunci keberhasilan dalam mencapai atau memenuhi kesemua point dari 5M itu. Ah, itu hanya teori...

No... ini adalah pengalaman seseorang dan saya percaya itu karena saya yakin teori ini ternyata bisa menunjang pemenuhan dari 5M itu. LALU APA KUNCINYA?

Kunci dari ilmu 5M ini adalah mengutamakan MAN atau SDM.

Sederhanakan? Tidak mudah ternyata jika dipraktekan... perlu kesabaran dan skill yang pantas untuk seseorang Leadership yang mampu mengelola SDM dengan baik. Lalu dari mana kita mulai?

Mulailah dari diri sendiri...

Kunci dari 5M adalah pemenuhan point dari 1 M yaitu Manusia. Karena pengelolaan SDM yang baik akan mempengaruhi untuk mulai dan meneruskan kebutuhan 5M lainnya. Bagaimana contohnya?

Saya akan sedkit menggambarkan cerita kecilnya...

----> "Seorang pemuda hendak merintis suatu usaha. Namun, dia sadar akan kemampuan dia untuk memulai usaha tersebut. Dia pun tak memungkiri jika saat ini yang dibutuhkan adalah Uang (Money). Namun, kemampuan dan pergaulan dialah yang justru mendatangkan uang atau modal sekarang yang dibutuhkannya untuk merintis usaha tersebut. Dengan keyakinan dan kemampuan dia dalam membangun relasi, akhirnya dia berhasil memulai sedikit demi sedikit usaha yang dibangunnya tersebut. Hingga akhirnya dia baru sadar saat ini dia sudah memiliki peralatan dan kebutuhan lainnya yang menunjang usaha tersebut. Sampai suatu ketika dia paham jika tidak ada alasan yang kuat untuk dia sulit berkarya dan menemukan jati dirinya dalam berwirausaha"

Dalam kisah tersebut tergambarkan betapa pentingnya peranan dan sikap yang dibutuhkan dalam membangun mental seorang manusia (dirinya sendiri) dengan kemampuan dan tekad yang dia miliki. Sebelumnya saya sudah membahas mengenai kemampuan bisa dilihat diartikel sebelumnya. Dan cerita yang menjadi contoh kecil tersebut dijelaskan bahwa 5M ini sudah terpenuhi dan terus ditingkatkan ketika 1M (Manusia) hadir dan masuk dalam manajemen usahanya.

Jadi jika disadari, dalam membangun atau menjalani sebuah perusahaan besarpun adalah dimulai dengan SDM nya. Ya, tentunya dari diri sendiri... Lalu bagaimana dengan anda yang merupakan seorang pemimpin atau yang mempunyai wewenang dalam suatu organisasi/perusahaan? Bisakah ini diterapkan? tentu saja...

1. Mulailah dengan mengetahui dan merasakan apa yang dikerjakan orang lain dalam hal ini adalahan bawahan atau karyawan. Samakan dan sadarkan tujuan dalam tim, mulai bangun pemikiran luas yang membangun untun mencapai tujuan bersama.
2. Sejahterakan karyawan atau SDM anda, disini maksudnya adalah ketika seseorang berhadapan dengan sistem dan tidak atau baru mengenal dimana posisi dan apa tujuannya. Pastilah orang tersebut cenderung tidak bersahabat dengan sistem yang dibuat. Anda sebagai pemegang tugas untuk mengelola karyawan sudahkan anda membuat mereka mengenal anda. Jika belum mulailah sejahterkan dan dekatkan diri anda pada mereka hingga mereka mengerti akan sistem yang akandan atau sudah dibuat. Tentunya dimulai dari diri sendiri.
3. Buat rencana dan peningkatan terhadap kebutuhan 5M tadi, yang selanjutnya akan mengikuti selama Man itu sudah terpegang sebagai kunci dari 5M ini.

Iyah dan ternyata itu teori 5M.

Semoga sedikit tulisan ini bisa membuka wawasan anda dalam memahami dan mengetahui kunci dari 5M ini. Jika terdapat kesalahan dan atau hal yang perlu didiskusikan silahkan tulisa komentar anda dibawah... Saya terbuka ko... :D hehehe

Ingat...! Mulailah dari diri sendiri... Bukan uang dulu, bukan bahan dulu, bukan mesin dulu, buka cara dalam mengolah dulu. Tapi kuasa kunci dari SDM itu sendiri...

Wassalamualaikum... 

Gn. Guntur disebut Mahameru Jawa Barat

Gn. Guntur merupakan gunung yang bisa dibilang memiliki ketinggian yang sangat rendah, yaitu sekitar 2.249mdpl. Siapa sangka dengan ketinggan tersebut gunung ini dijuluki sebagai mahamerunya Jawa Barat. Ada yang tidak terima?  hehe.

Tepat hari Natal ,  Jumt. pagi itu saya beserta rekan-rekan seperjuangan (cieelaaaahhhh....) mulai berkumpul disalah satu tempat yang dilewati oleh bis dengan jurusan yang kami tuju. Gn. Guntur berada didaerah Garut tepatnya berada di Ds. Citiis - Taragong. Cukup mudah untuk menempuh perjalanan menuju lokasi. Anda yang dari Jakarta bisa menaiki bis jurusan Garut ataupun transit dari tol Bekasi Timur dan langsung menuju garut. Turun didepan Pom Bensin - Taragong, dari situ biasanya sudah ada mobil bak terbuka atau sejenisnya yang siap mengantar anda menuju basecamp Gn. Guntur.

Well... Begini ceritanya...... (tunggu 10 detik, buat bkin mata lo nyaman liat gambar dibawah. hahahaha ) #Anjar_Nungguin Cerita gue :D
#MAAF GUA GAK ADA DISITU, lagi pegang kameranya... disebelah yang gak keambil gambarnya ada Arif sama Iqbal (mungkin mereka lelah dan badmood buat difoto) #cumabisasenderandipohonliatburung:D

Penampakan diatas adalah seuntai moment yang berjejak di Gn. Guntur yang disebut sebagai Mahameru Jawa Barat. Oh iyah, kenalain... difoto itu ada Mull, Fauzi, Anjar, sama Helmi (gua sebut dari sebelah kiri pembaca yah). Jadi pagi itu kita berangkat dari Kab. Purwakarta, tepatnya kita jadiin PARCOM (you know Parcom???) sebagai meeting point kita. Karena Bis dari Bekasi yang melewati Kabupaten Purwakarta selalu melewati jalur tersebut sebelum masuk ke Terminal Ciganea - Purwakarta. Jadi biar kebagian tempat duduk kita naik dari situ (Berharapppp banggeeeetttt #duduksambilgaruk2kaki) tapi sayang.... karena emang hari itu adalah hari dimana jalanan serasa musim mudik dan kita berdiri sampe akhirnya sampe k Pom Bensin - Taragong - Garut.

#Anjar_xxx

Turun dari situ, gak basa-basi ada bocah yang nyamperin kita langsung ngajakin naik ke mobil bapaknya (atau entahlah siapa mereka bertubuh lebih besar dari anak itu). Baru aja ambil nafas sambil duduk2 pinggir jalan (maklum orang pinggiran), tawar menawar pun akhirnya dimulai. Mobil bak yang disediakan oleh mereka untuk mengantar kita ke basecamp cukup bagus dan yaaaaa... lumayan ramah (mikir 12x). Dari jalan raya menuju basecamp gak sampe setengah jam kita duduk dimobil itu, walaupun jalanan nanjak tapi nih mobil bisa juga sampe keatas.

Singkat cerita sebelum berangkat, kita sempetin dulu buat makan siang dan sholat jumat. Jelasnya kita makan diwarung persisi deket basecamp dan Sholat dimesjid yang deket dari basecamp. Sambil beli es jeruk sama si amang, yang ngasih wejangan sama kita (eiiitttssss, ni gua beli es jeruk bukan sambil sholat yak! ini sebelum sholat).

Jadi konon katanya (menurut kisah yang udah2 juga sih) #sorrygakmaurumpibanyak. Tuh gunung kalo kita camping ditempat yang agak jauh dari pos (pos3 tempat camp_recommended), siap2 aja ditemuin sama maling bertaring. ( Maksudnya, diatas tempat camp sana suka banyak maling sama babi yang -mungkin_ada_taringnya- jelasnya ada babi sih) GUA SKIP CERITA ITU DULU YA. hehe. tetep #gkmaurumpibanyak

Pendakian kita mulai dengan doa yang kita panjatkan kepada Illahi Robi, Allah SWT. Karena kita yakin perlindungan dari-Nya dengan do'a yang kita harapkan akan memberi keselamatan dan kesadaran diri kita akan lingkungan. 


Jejak-jejak sepatu dari kaki kita (yangmurahharganya apalagi_gua_masih_pinjem) mulai menghiasi permukaan kaki Gn. Guntur yang disebut sebagai Mahameru Jawa Barat. Laporan dan data-data yang kita isi (seperti biasanya) mulai dilengkapi dan kita semakin jauh dari pemukiman warga. 

Doc. Pribadi

Sempat kita melewati salah satu penambangan pasir (kayakynya) dan beberapa warga yang ikut menaiki (GR diikutin padahal kagak #Diatas banyak yang dagang bro) Gn.Guntur. Hingga mulai memasuki hutan, langkah kita dijamu oleh pemandangan asri dan paralon gede (hahahaha) # Jadi tuh paralon kayaknya buat sumber mata air warga ke bawah, soalnya panjang tuh. Sambil mengambil beberapa foto selama pendakian, kita sesekali istirahat dan meminum sebotol minuman (EH maksudnya 1 botol air mineral buat barengan). 

Gue

Gak nyangka, lama2 berkurang juga tuh air minum (jelaslah bego). keabisan air waktu kita nanjak di Gn. Cikuray yang cukup kejam menyiksa tenggorkan kita. Jadi kita banget2 gk mau keabisan air (oh malangnya) dipertengahan jalan kita nemuin sambungan paralon yang copot. Karena ngeliat airnya yang jernih dan segar kita manfaatin untuk minum tuh air sambil isi ulang botol yang kosong tadi. #serakah #bukan_sob_kita_biasa_minum_air_gunung hehehe (gunung mana??? assssuuudahlahhh). Beres dari itu kita tetep lanjutin pendakian yang ternyata semakin dalam memasuki hutan, sampe2 matahari gk keliatan lagi diatas kita. Sampe akhirnya kita berenti lagi disebuah warung yang emang pas banget tuh lokasinya -- DEKET AIR MANCUR KECIL SEGER BANGET BUAT CUMUK --

Berharap ganteng abis cuci muka #Gue

Disitu kita istirahat sambil makan bala-bala (you know bala-bala???) kalo gua kira2 tuh perjalanan baru ada setengahnya atau kurang dikit deh... dan itu kurang lebih udah 2 jam kita jalan kaki. Sedikit cerita jadi tuh kita sambil istirahat dan lama banget istirahatnya (karena nunggu waktu ashar yang kurang dari setengah jam lagi) kita disamperin sama cewe asal bangka #palembang?bangka? (gk jelas juga sih detailnya gimana. Intinya tuh cewe gokil juga, hampir sekitar 2 minggu ada di Garut dia udah daki (bukan dakian) ke 3 Gunung sob (Papandayan, Cikuray, sama Guntur) buat refrensi aja tuh cewe kuat juga yah. hahaha. hayooo makaannn apaaaa???

-NEXT-

Jadi, abis istirahat selesai kita lanjutin menuju pos 3 yang ternyata jauh juga. Sempet foto-foto karena tertarik sama track nya Gn. Guntur yang makin gokil (sorry fotonya belum diproduksi banyak). 



Sampe akhirnya kita bisa ngeliat para tenda para pendaki yang jaraknya sekitar berapa ya??? (ya kalo estimasi waktu santai setengah jam lah) itu pos3. dan kita posisinya udah keluar dari hutan. Makanya ni tulisan gua kasih judul Gn. Guntur disebut Mahameru Jawa Barat. Gersang banget sob, tuh pohon kalo lu rajin kayak bisa keitung deh. Singkat cerita lagi... akhirnya kita sampe dipos3 yang ternyata macet juga (maksudnya penuh sampe tenda) hehe. Setelah survey dan culakcileuk neangan tempat, akhirnya kita nemuin lokasi yang cocok.

#Tenda | #Iqbal_NewFriend             


     Special for my girl LILA :* #Buseettt4L4yBeud

---GUA RINGKAS---

Jadi setelah kita pasang tenda, hari menjelang malam dan perut semakin gelap langit semakin lapar... (Astagfirullah,,, kebalik yah... sorry lagi laper juga lembur kerja bro, nyempeti nulis hehe #maksudnyapacurhatsegala??? -_- )

Seperti biasa, karena jam makan malam sudah tersedia dan makanan belum tiba... #kebalik lagi gak sih??? #assuuuudahlah... hahaha jadi kita istirahat, makan, sholat, ngobrol, saling cerca, hina, berdusta, mencaci, memaki,, --- ya ampuuunnn... kejam amat sih kita brooo... hahaha #kidding. Sampe akhirnya kita terlelap.... Yesssss tiduuurrr....

Sekitar jam, 3 pagi kita baru bangun (gue sih bukan kita, itu juga dibangunin si emul) karena semalem rencananya sih brangkat jam segitu.... Eh,, ternyata masih ada yang tepar aja... yaudah kita bangunin sambil nyiapin cemilan buat mereka... #batu kerikil sama air embun...

Singkat cerita lagi... kita semua udah siap buat naik kepuncak dengan estimasi pendakian sekita 2 jam... kita berangkat tepatnya jam setngah 4 dan langit masih gelap. #sorrygakpunyakamerainfrared. Untung aja selama perjalanan para ranger dari Volunteer Gn. Guntur yang disebut sebagai Mahameru Jawa Barat ini standby ditengah area pendakian. Emang sih jalurnya gak karuan, tekstur tanah juga udah mulai mirin dan banyak pasirnyanya. Kita diarahkan kejalan yang benar. O:-) haha...

Serius brooo... gua setuju kalo ini emang mahamerunya Jabar... yaaa walaupun gua belum nyampe mahameru beneran... tapi buat pemula sebelum kesana, cocok buat nyoba... --- miring, gersang, pohonnya dikit, banyak batu berjatuhan ---

#Fauzi_Maho | #Emull_TheQuotes

#Arif_ditinggalGBTN | #Helmi_FadelWannabe

Sampenya dipuncaakkkk... beuuhh... cape ngetik gue... lo bisa describe aja sendiri dari tuh foto... sama nih foto... itu yang diatas serius miring, dan sekitar beberapa langkah lagi sampe puncak... dan ini puncaknya...


 

Sorry... Fotonya gak ada yang bisa mewakilkan... suasana dipuncak... gua lemes banget,,, yang lain foto-foto abis makan mie gua langsung tidur dipuncak diselimutin matahari... makanya gua foto matahari aja... hehehe Nanti, deh, gua tambahin kalo sempet foto dari kamera anak2 ada ko banyakkkk... tenang aja... hehehe...

Oke.... lanjut ke cerita paling meneganggkan dan bikin lemes....

Setelah sekitar 2 jam kita dipuncak... tragedi tak diinginkan mulai bertambah... oh iyah, diawal sebelum naik sengaja gak gua ceritain... jadi kita semept liat pendaki lain lewat ke arah basecamp dengan luka kepala dan tangan yang diperban.. kayaknya sih dia jatoh dan kepalany kena batu gituuu...

Tragedi diataspun sempat kita rasakan ketika kita melihat pendaki yang hendak naik k puncak dengan luka perban dikepala dan dituntun oleh rekannya (atau ranger mungkin). Ketika kami turun, kabut sangat lebat hingga menutupi jalur yang akan kami gunakan untuk turun. Sering terdengar beberapa pendaki berteriak dengan maksud memeberitahu... seakan batu besar akan jatuh... dan benar saja... banyak batu berjatuhan kita para pendaki yang hendak turun dan batu tersebut jelas mengarah ke pendaki yang hendak naik... Saya pun dan tim bingung,,, jika kami turun sekarang kemungkinana jalan tidak akan terlihat karena kabut yang sedang naik, ditambah batu dan pasir-pasir yang kami injak tidak sengaja dengan sensitifnya berjatuhan. Kami juga tidak ingin ada korban lagi, sejenak menunggu kabut turun dan melihat kondisi pendaki yang hendak naik sudah tidak ada lagi. Baru kami mulai menuruni Gn. Guntur. 

Doc. Pribadi

Belum lama kami melangkah, dengan gaya pantat menjadi tumpuan kita... pendaki lain yang juga sedang menuruni dijalur yang berbeda yang tidak jauh dari kita mulai teriak. Jadi, ketika kita menuruni puncak 1 Gn. Guntur tidak memiliki jalur yang jelas dan mutlak untuk digunakan, sehingga para pendaki melebar mencari jalur sendiri... Karena memang kondisi permukaan dan kemiringan yang terbuka kita bisa leluasa menggunakannya.

Teriakkan tadi menjadi saksi keras dalam tragedi yang membuat kami lemes melihatnya. " Urang ningalina pas nggeus lumpat " jadi seorang pemuda yang awalnya sejajar dengan (mungkin pacarnya) ketika turun. Terlihat lari dan tergelincir jatuh hingga beberapa meter. Seriuusss... jika bisa digambarkan ini seperti sebuah akrobat jungkir balik dengan dengan jarak putaran yang berjauhan. Rekan-rekan yang turun bersama pemuda itu hanya bisa berteriak memanggil namanya... kamipun tak bisa berbuat apa-apa selain melihat dan terdiam ketika tragedi itu terjadi. Sungguh kami bersyukur masih bisa selamat dan do'a syukur kami panjatkan ke Yang Maha Esa.

Bayangkan saja, betapa hebatnya putaran pemuda itu terlebih karena kondisi kemiringan permukaan yang jika saya perkirakan hampir 45derajat (entah gua lebay apa salah kira2) tapi yang jelas jatuhnya pemuda itu membuat kami diam dan lebih hati2 ketika menuruni Gn. Guntur. Jelas saya setuju bila Gn. Guntur disebut Mahameru Jawa Barat.

Kami yang lebih hati2, mendapat arahan dari pendaki lain untuk berpindah menggunakan jalur lain yang permukaannya seperti sungai pasir menuju bawah. Memang sangat beresiko karena dapat menjatuhkan bebetauan kecil dan besar jika melewati jalur tersebut. Makanya ketika diawal kita memeilih jalur ini. Ternyata karena kejadian tersebut jalur yang melebar dan tidak terarah ini lebih beresiko dengan bukti nyata kekuasaan Tuhan. Melihat kondisi pendaki yang hendak menaiki puncak sudah tidak ada. Kami sepakat untuk menggunakan jalur yang terlihat seperti sungai pasir tersebut. Arif, penemu teknik menuruni Gn. Guntur, membuat kami kompak merapat bergaya layaknya bermain sky saat musim salju... sedikit canda guraw membuat kami kembali tenang dan teralihkan akan tragedi naas tadi. Hingga kami sampe ke bawah... semua berjalan lancar dan aman... Dan beberapa menit kami beristirahat, makan, dan sejenisnya... saya membuat rekan2 menjadi sepakat untuk pulang hari itu juga (kondisi gua gak baik - panjang lagi kalo diceritain).

SO........ Sampe Kab. Purwakarta sekitar ba'da magrib... kamipun pulang kerumah masing-masing...

(anak-anak yang lain kumpul2 langsung, gua udah tidur sambil nahan sakit tenggorkan.) oh lebaynya gue....

UDAH YAH CERITANYA... CAPE NGETIKNYA... HAVE A NICE DAY...

Estimasi biaya :

1. Bis : Rp. 32.000 / orang
2. Mobil Bak (pom bensin-basecamp) : Rp. 20.000 /orang # masih bisa ditawar bro... jalan kaki juga deket ko.
3. Regitrasi : Rp.7.000/orang + Camping : Rp.5.000/orang
4. Mobil bak (basecamp-Terminal) : Rp. 25.000/orang

#Sewaktu-waktu harga bisa berubah...


Statistik Blog