Jakarta memang sudah terkenal dengan kondisi lalu lintas yang padat dan macet yang amat teramat sangat. Perjalanan yang jaraknya dekat saja bisa ditempuh dengan waktu berjam-jam lamanya. Meningkatnya jumlah kendaraan dan bersamaan dengan bertambahnya jumlah penduduk asal serta masyarakat rantauan dari daerah setiap tahunnya. Membuat suasana dan kondisi cuaca Jakarta panas, tapi memang disini tempat saya tinggal dan saya sangat masih setia dengan tempat yang melahirkan saya ini. Saya salah satu orang yang sangat mencintai alam indonesia mungkin kegiatan saya saat mendaki sebagian kecil puncak gunung-gunung yang ada di Indonesia belum melengkapi rasa penasaran saya terhadap alam indah Indonesia.
Sempat berangan untuk mengisi liburan ke alam liar yang lumayan jauh dari jika ditempuh dari Ibu Kota ini. Pulau Borneo, tepatnya berada di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur merupakan tempat yang ingin saya singgahi untuk mengisi waktu luang dan libur setelah kegiatan rutin sehari-hari saya.
Lokasi yang terkenal dengan nama Pulau Maratua ini memang menyimpan banyak keindahan dan budaya masyarakat sekitar yang sangat asri. Belum banyak tersentuh oleh peradaban teknologi dan perkembangan media sosial seperti sekarang ini, membuat tempat dan adat tempat tersebut masih terjaga dengan baik. Saya memang sebelumnya lebih suka menapakkan kaki menuju kawasan dataran tinggi untuk menghirup udara segar dan kesejukkan alam liar dipegunungan. Namun, kali ini saya ingin merasakan sentuhan jernihnya air laut serta banyaknya keunikan hewan laut yang ada disana. Saya yakin ditempat tersebut merupakan tempat wisata yang tidak kalah menarik jika dibandingkan dengan Raja Ampat yang jauh disana.
Perairan yang jernih dan keramahan kehidupan alam sekitar sangat saya nanti, belum lagi jika saya disuguhkan dengan kuliner khas sana serta pengenalan budayanya yang terjaga dengan baik. Batu karang yang sempat saya dengar dengan julukkan "Blue Trigger Wall" tersebut saya rasa bisa menjadi background selfie untuk mengenalkan salah satu kehidupan batu karang Indonesia.
Tempat ini memang tergolong alam liar sehingga jarak dan jalur yang ditempuh mungkin sangat asing dan bahkan tidak sama seperti jalan biasanya. Terlebih lagi disana tentunya belum terdapat banyak kendaraan. Antisipasi jalur yang bergelombang serta perlunya daya tahan kondisi kendaraan yang sangat perlu diperhatikan tentunya perlu dilakukan. Dengan dimensi ketinggian jarak ke permukaan tanah sebesar 200 mm dan memiliki sistem pengereman yang menggunakan cakram pada roda, New Daihatsu Terios cocok untuk saya gunakan sebagai kendaraan untuk mengunjungi tempat yang saya tuju. Mungkin jika saja saya bisa mengendarai mobil saya bisa mengajak beberapa teman dekat atau keluarga untuk mengunjungi tempat wisata yang memang indah. Tentunya tak perlu khawatir dengan kondisi jalan dan permukaan yang bergelobang. Dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 7 orang saya rasa sudah cukup untuk membawa keluarga ataupun teman terdekat saya untuk wisata.
Pulau Maratua juga menyimpan kuliner yang sangat unik, saya pun hanya mendengar dan melihat dalam media saja. Woku Balanga yang merupakan bumbu dengan rempah-rempah yang kaya dan diolah dengan baik dan saya rasa ini cocok dengan menyatap ikan dipinggir pulau. Oh iyah, saya juga penasaran dengan adanya kuda laut. Kuda laut bagi saya sangat asing karena saya belum pernah melihat secara langsung apalagi berenang bersama populasi hewan tersebut. Di Pulau Maratua saya ingin melakukan diving sambil menyelam kedalam laut indah nan jernih tersebut untuk bertemu langsung dengan hewan asing yang sebelumnya sulit saya temukan.
Oh iyah, saya lupa... Ternyata pulau ini juga berbatasan dengan laut lepas, pulau yang berada dilaut sulawesi ini juga berbatasan dengan Negara Malaysia. Tentunya ini menjadi tempat wajib yang ingin saya singgahi, tempat yang berada diujung Ibu Pertiwi menyimpan sejumlah cerita dan senyum bahagia. Oke... saya menulis ini hanya berdasarkan informasi yang pernah saya dapatkan sebelumnya karena angan-angan saya menuju wisata tanah Borneo ini sangat saya nantikan. Semoga bersama New Daihatsu Terios semuanya bisa terwujud. Amiinn...
Terlampir :




0 Comments:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan relevan :) Blogwalking with sharing...