Tampilkan postingan dengan label Influencer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Influencer. Tampilkan semua postingan

Bagaimana Cara Mengulas Produk untuk Branding

Oke kali ini saya akan menuliskan bagaimana cara mengulas produk untuk keperluan branding maupun sebuah iklan. Dalam ulasan tersebut kita akan menggunakan media tulisan sebagai narasi mengenal atau mengulas produk.

Namun sebelum kita lebih rinci menguraikan bagaimana cara mengulas produk, ada beberapa hal yang perlu diketahui.
  1. Tentukan tujuan mengulas produk
  2. Mengenal Produk dengan baik - Produk Knowledge
  3. Framing Focus - Kelebihan dan Kelemahan Produk
Dari 3 hal diatas merupakan hal-hal yang perlu kita pastikan, tentu itu hanyalah sebagian hal dari banyak cara yang perlu kita ketahui.

Baik, kita lanjutkan memulai dan mengetahui bagaimana cara mengulas produk


Berikan Alasan Mengapa Produk itu Penting

Banyak orang perlu alasan mengapa mereka harus mengenal suatu produk. Nah sebelum kamu berniat mengulas produk, ada baiknya kamu harus berikan alasan kenapa produk itu penting untuk dimiliki atau digunakan.

Berikan beberapa alasan tersebut dalam bentuk deskriptif di awal paragraf tulisan kamu, ya sekita 1 sampai 2 paragraf.

Contoh: Mengulas Produk Smarphone

"Kemajuan zaman mengubah banyak hal dan membawa kehidupan menjadi serba cepat dan dituntut untuk bisa beradaptasi dengan banyak hal. Tidak terkecuali dalam kehidupan sehari-hari, misal saja kebutuhan makan, shoping, ataupun sekedar menikmati hiburan dengan akselerasi fasilitas yang mendukung.

Gadget atau smartphone menjadi salah satu kebutuhan pokok yang sulit dihindarkan. Bagi beberapa orang Smartphone menjadi penunjang dalam melakukan aktivitas pekerjaan, rutinitas di rumah, maupun hiburan. Sudah tentu spesifikasi smartphone yang sesuai dengan kegiatan sehari-hari dapat mengoptimalkan aktivitas kita."

Menjelaskan - Identifikasi Produk

Setelah menuliskan tentang alasan mengapa produk tersebut penting. Kita bisa mulai mengenalkan produk tersebut dari mulai tanggal rilis hingga spesifikasi atau fitur yang terdapat pada produk tersebut.

Jika produk tersebut merupakan benda yang berkaitan bukan dengan teknologi, maka kamu cukup menuliskan nama produk, brand, dan rincian lainnya seperti yang terdapat dalam kemasan produk.

Menjelaskan Korelasi Produk dengan Kebutuhan Sehari-hari

Seperti halnya menuliskan alasan mengapa produk tersebut penting, akan lebih baik jika secara detail kamu juga menghubungkan bagaimana produk tersebut bisa berperan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika apapun tentang produk tersebut sudah relate dengan kehidupan banyak orang, sudah tentu ketertarikan pembaca untuk mengenal lebih dalam perihal produk tersebut akan bisa lebih memungkinkan.

Ajakan untuk menggunakan Produk tersebut (Opsional)

Biasanya orang yang mengulas produk melalui media apapun, dimaksudkan atas kerjasama dengan kliennya, baik individu kelompok ataupun perusahaan.

Nah jika dalam persetujuan diharuskan untuk memberikan kalimat persuasif kepada pembaca, maka kamu wajib memberikan ajakan kepada pembaca untuk menggunakan produk tersebut.

Follower Mesti Banyak, 5 Syarat untuk Job Blogger, Buzzer & Influencer

Hallo kapten, hallo juga para wece geulis, lama tak jumpa lama tak bercerita, apa kareba? hehee. Akhir-akhir ini gue emang udah jarang banget nengokin blog pribadi, ya blog bersejarah ini. Awalnya bernama temanrais(dot)blogspot.com dan akhirnya sekarang gue kasih nama kagoknulis.blogspot.com. Emang sih follower nya juga belum banyak-banyak amat, rating juga biasa aja atau bahkan dibawah rata-rata.

I am Blogger - (Kickstarter)


Nah, beberapa tahun terakhir ini juga ternyata gue baru sadar kalo peluang dapat job dari profesi seorang Blogger, Buzzer & Influencer itu bejibun. Tumpah ruah meriah... hehe. Lebay sih

Sedikit cerita nih ye, job emang banyak malah hampir tiap hari temen-temen gue ampe stress nolakin job (Maklum doi fokus banget nyari job gituan). Nah beda halnya ame gue, job begituan kayak udah gak jodoh aje gitu. Ya selain karena syarat yang belum bisa gue penuhin tentunya, dan emang guenya juga gak fokus jalanin profesi ntuh. Terus gue penasaran iyekan, kalo gue nengok blog lagi dan coba nulis keresahan gue ini bakal apa sih yang terjadi. Secara gue mau uraiin nih apa aja sih yang sering jadi syarat biar dapat job sebagai seorang Blogger, Buzzer atau Influencer.

Oh iya sebelumnya kita gak usah bedainlah ya satu-satu apa itu blogger, apa itu buzzer apa itu influencer. Orangnya juga itu itu aja kok hehe.

1. Follower udah pasti dong

Biasanya nih ya, urusan follower jadi syarat penentu. Karena selain influncer (selebgram) seorang blogger juga ternyata terkesan dituntut untuk aktif di sosmed dengan jumlah follower minimal 1000 untuk dapat job.

Emang jobnya apa aja sih?. Nah biasanya job yang sering muncul itu bisa berupa job event untuk sekedar meliput atau job review produk (kayak soft selling gitu by experience). 

Untuk job event, profesi ini biasaya membuat hasil liputan berupa foto, video maupun artikel untuk di upload di media pribadinya masing-masing. Kalo klien minta di sosmed ya sosmed, entah itu satu kali upload atau berkala. Kalo klien minta dibikini artikel ya harus artikel tentunya, dan pasti bayarannya lebih mahal karena mikir keras tuh buat nulis panjang lebar hehe.

2. Viewer blog dan rating nya

Wah, kalo blogger sih ini udah mesti di maintance dengan baik. Urusan viewer itu ibaratkan amunisi yang harus terus terisi. Jangan kayak s kagok nulis nih hehe.

Memang mencari viewer itu bikin kita juga mesti rajin dan jago untuk terus promosiin blog kita, bisa dengan berbagai cara, mulai dari share lewat sosmed, blogwalking kalo dulu, sering-sering tukeran link dan jangan lupa nulis dengan readibility dan SEO yang baik.

Kalo rating sih, dulu biasanya patokannya alexa rank, tapi sekarang pada sering menjadikan syarat PA/DA gitu. PA itu kepanjangan dari Page Authority dan DA itu Domain Authority, jadi page dan domainnya juga bagus gitu di mesin pencarian.

3. Konten rapih tertata, postingan sosmed juga

Mungkin selain telitit dalam memasukkan kategori atau label atau tag pada sebuah artikel, kita juga perlu benar-benar membuat fokus konten unggulan diblog kita. Jangan dibuat gado-gado juga kayak gue nih hehe. Gak jadi contoh bet dah.

Kalo sosmed, itulah kenapa selain follower, sosmed kita juga mesti rapih dan tertata ya good looking gitu. Kalo anak sekarang foto tuh yang spotnya instagramable gitu. Thematic lah pokoknya.

4. Domisili, buat nambah relasi

Biasanya Jabodetabek banyak banget nih job berceceran untuk para blogger dkk, kota besar seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan mungkin melipir sedikit ke luar pulau. Tapi tergantung juga sih memang, seberapa besar para klien baik dari perusahaan maupun organisasi bisa berkembang dan sukses disana hingga sangat butuh jasa blogger dkk ini.

Kalo kamu mau dapat banyak job ya coba aja keluar kandang dari kabupaten ke kota. Temenku banyak kok yang akhirnya merantau lagi ke Ibu Kota Jakarta. Secara disana perusahaan besar seneng banget pakai jasa blogger dkk ini.

5. Pinter bikin caption buat konten, jago nulis ala marketing juga bagus

Soal copy writing walaupun jarang dijadikan syarat tapi ini justru bisa jadi senjata khusus kalo kamu sudah nguasain. Mungkin syarat terakhir ini menjadi syarat untuk para blogger kelas kakap, secara bayarannya juga pasti kece, follower juga udah tembus pulahan ribu, ratusan bahkan kayak artis papan atas yang bisa sampe jutaaan.

Gak heran kalo selebgram juga secara tidak langsung punya asistennya tuh, mereka mempekerjakan seorang copy writter untuk bisa bantu bikin caption. Tuhkan sampe bisa kasih honor ke orang loh.

Luar biasa kan.

Jadi apa kamu tertarik alih profesi? Kalo ragu dan nanggung mending jangan deh, apalagi pergerakan lambat nanti kamu ketinggalan. Kecuali kamu optimis dan yakin untuk benar-benar bergelut dibidang ini untuk fokus mencari job. Karya nomor 2 aja, yang penting follower hehe.

Statistik Blog