Pantai Cisolok disorot Mupeng Narsis

            Sedikit puyeng waktu didalem bis karena jalanan yang belok-belok gak karuan, bikin jadi pegel juga nahan mual. Dari Ibu kota tercinta gua sama temen-temen kampus 1 kelas jalan-jalan kearah tanah sunda. Sukabumi, Jawa Barat, menjadi tujuan utama perjalanan kita untuk liburan, dan tujuan utama yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa diakhir semester dijurusan kampus gua ini yaitu, PKL.



            Setelah jauh-jauh hari persiapan dan pembentukan panitia yang suka rela mengkoodinir acara di Sukabumi. Gua dan rekan gua selaku seksi acara merancang sedemikian rupa konsep menarik dan asik untuk mengisi waktu liburan setelah pelaksanaan PKL selesai. Bertujuan untuk melaksanakan praktik kerja lapangan ini diakhiri acara liburan yang berlangsung ditempat elok nan indah Pantai Cisolok Sukabumi. Acara liburan yang berlangsung 2 hari 1 malam ini sangat menggembirakan dan cukup melelahkan juga. Selepas penat dari hasil pengumpulan data yang sudah diambil dari kegiatan praktik kerja lapangan di Lingkungan Industri Kecil yang ada di Sukabumi ini kami tutup dengan tawa dan canda diatas pasir pantai.

Pantai Cisolok memiliki keindahan yang cukup tersimpan jauh dari perkotaan Sukabumi, penduduknya yang ramah membuat kita mudah berbaur dengan keadaan sekitar. Sekitar jam 9 pagi kita sampai ke lokasi menggunakan bis yang disewa dari tempat penginapan kami waktu PKL. Sesampai dipantai kamipun menempati penginapan disekitar yang telah kami pesan sebelumnya untuk berlibur. Tempatnya sih... tidak terlalu mewah bahkan untuk para wanita mungkin sedikit ribet. Karena dindingnya yang terbuat dari kayu dan anyaman menyerupai tempat ini seperti saung jelasnya, dan sebagian lainnya ditempatkan dalam tenda yang beralaskan terpal.




Cukup lelah setelah melewati perjalanan panjang sekitar 3 jam dengan jalur yang lumayan ribet dari tempat penginapan PKL kita. Namun, sesampainya disana rupanya ada sebagian teman saya yang langsung merangkul gulungan ombak setelah berlari dari bis yang kita tumpangi. Padahal cuaca pantai sangat tidak baik ketika menjelang siang, Bagi saya itu suatu hal yang enggan saya lakukan melihat hitamnya kulit saya jika ditambah teriknya sinar yang menyorot pesisir pantai.
Kebanyakan dari kami beristirahat sejenak menunggu makan siang dan sore hari menjelang, untuk kita isi dengan pembukaan acara dan olahraga bersama. Sulitnya mengatur anak-anak berusia kisaran 20 tahun ini, hebohnya membuat urat tenggorakan saya tak berhenti bekerja untuk bersuara mengatur jalannya acara pertama tersebut. Tapi semua itu adalah suatu kebanggaan ketika melihat senyuman teman-teman yang menikmati indahnya dan serunya cengkrama diwaktu liburan kita ini. Tak lama menunggu, mataharipun malu memperlihatkan teriknya ketika malam hendak menjelang. Tak sabar kami untuk mendokumentasikan foto sunset ini ditengah desiran suara ombak yang menggebu. Hingga malam menjelang dan kami bersiap untuk acara selanjutnya, perut kita diisi makan malam buatan pribumi yang cukup menggoyangkan lidah setelah asik bermain sore tadi. Sampai semua siap ditempat yang disediakan untuk obrolan santai. Kami melingkari api unggun untuk kembali dengan canda tawa dan bercerita tentang kesan-kesan berwarna selama bersama.

Malam semakin larut mengiri gerak-gerik rekan-rekan yang sangat lelah setelah sepanjang sore hingga malam diisi dengan obrolan dan hiburan menarik dan asik. Malam itu kita memang sempat bermain dalam lingkaran dan mengekspresikan rasa syukur dengan pertukaran kado yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Hingga jam istirahat malam, teman-teman melanjutkan istirahat yang tertunda tadi pagi karena perjalanan menuju lokasi. Berbeda dengan saya yang diisi malam dengan olesan mentega hingga pagi, ketubuh jagung bakar yang lezat.

Tak terasa waktu shubuh sudah tiba dan saya pun berbegas untuk membangunkan teman-teman untuk mengejar waktu sunrise yang akan didokumentasikan. Memotret matahari terbit yang sedikit malu-malu memancarkan cahayanya. Sambil menunggu, kita melaksanakan olahraga kecil untuk meregangkan otot-otot yang kaku setelah istirahat semalaman.

Hingga sunrise tiba, kamipun bergegas untuk mendokumentasikan momen cantik tersebut. Hingga diakhiri dengan penutupan dan ucapan terima kasih atas kerjasama teman-teman yang telah memberikan partisipasi dan tawanya dalam liburan kali ini.

Document TPL12


Dengan sigap saya mengambil tongsis agar tidak ketinggalan momen foto wefie sebelum bergegas untuk persiapan pulang. Well... itulah salah satu kisah terbaik saat membuat lekukan pipi saya dan teman-teman yang menggambarkan kebahagiaan liburan bersama di Pantai Cisolok Sukabumi.

Tuangkan ceritamu dalam tulisan dan bumbui dengan gambar menarik seperti saya. Selfie... atau Wefie dengan kamera smartphone. Sertakan juga pesan menarik diakhir cerita seperti yang saya lakukan untuk kalian. Cerita ini saya bagikan untuk kalian sekaligus berpartisipasi dalam lomba yang dipersembahkan dari SMARTFREN berupa #SelfieStory.

Terima Kasih SMARTFREN, colek EMAK GAOEL @windakrisnadefa.


Bye...bye... sampai ketemu dicerita saya berikutnya.

18 komentar:

  1. fotonya cuman satu doank nihhh kurang banyak looo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Persyaratan lombanya cuma cerita dibalik 1 foto... tadinya mau banyak... tapi gpplah itu aja...

      Hapus
  2. Nice story, wefie memang seru bingits

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener bang Adi Prada, kadang sampe nyempil-nyempil biar kena tuh lensa kamera... gimana cerita abang adi??? hehehe

      Hapus
  3. ngomong ngomong lu yang mana bang? yang pake hijab warna apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gua gk tau deh tuh warnanya apa, yang jelas paling ganteng :D hahaha tuh ditengah paling depan sambil tangan kanan pegang tongsis... eh #tongsisnya gk keliatan yah... haha

      Hapus
  4. Haduh melepas penat banget tuh pasti. FEEL FREE like Syahrini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Upsss... bang ane cowo... hehe masa syahrini..., kapan-kapan maen aja kesitu bang... sekitar 15 menit dari situ ada cipanas yang gak kalah seru juga... ada pemandian air panas sama smprotan air panas langsung dari sungai... ane juga gk paham gimana bisa gitu padahal deket pantai...

      Hapus
  5. keindahannya tidak kelihatan nih pantai. tambahin satu foto pantainya dong...

    BalasHapus
  6. ._. sayang gak ada foto yang backgroundnya jelas pantai..

    BalasHapus
  7. waaa ikutan lomba selfie story, pengen ikutan jugaa jadinyaa XD
    salam kenal. and good luck!

    BalasHapus
  8. Pantainya indah gan...jadi pengen kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan berkunjung... banyak wisata lain juga ko disana...

      Hapus
  9. kalau boleh tau berapa biayanya kesana gan dan berapa hari sampai kesana??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kalo biaya sih relatif gan,, rata-rata 2rts pulang pergi untuk ongkos cukup kalo saya mah... dari jakarta skitar setngah harilah... Ayoo kesana :D

      Hapus
  10. Seru banget ceritanya bareng temen2 :D saya juga ikutan.www.novawijaya.com/2015/04/selfie-story-in-beautiful-island.html

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan relevan :) Blogwalking with sharing...

Statistik Blog