Kereta ku, kemana kau setelah ini?


           Kereta Api, transportasi terhebat ini sudah digunakan sejak dahulu. Transportasi dengan ukuran terpanjang ini, mampu menampung banyak penumpang dan sering disebut sebagai ular besi. Sesuai julukannya tranportasi yang memiliki ukuran panjang ini terbuat dari lapisan besi dan terdiri dari beberapa bagian yang disebut gerbong. Seiring berjalannya waktu, dengan perkembangan teknologi yang maju banyak fasilitas dan desain maupun sarana prasarana pada kereta api ini. Di Indonesia kereta api umumnya dikenal memiliki 2 jenis, yaitu Kereta Listrik dan Ekonomi (Mesin Manual). Umur produk atau transportasi yang satu ini memang sangat lama dan terhitung cukup panjang. Lalu kemanakah perginya sang ular besi jika umur dan kondisinya sudah rapuh ini?

            Pertanyaan itu terlintas dipikiran saya ketika saya hendak berangkat ke jakarta bulan lalu. Waktu itu saya yang berangkat dari stasiun Purwakarta cukup terkejut ketika melihat tumpukkan gerbong kereta yang banyak ini. Bangkai gerbong kereta yang sudah rapuh dengan kondisinya yang karatan dan rusak, terbengkalai distasiun yang saat itu saya singgahi. Berbagai macam jenis gerbong yang tersusun berada ditempat tersebut. Mungkin karena memang Stasiun Purwakarta adalah salah satu stasiun yang memilki tempat yang cukup luas dan cocok digunakan untuk penumpukan gerbong kereta ini.

Tumpukkan gerbong kereta ekonomi

            Saya tidak tahu kemana tumpukkan gerbong kereta ini akan pergi, yang jelas kondisi seperti ini sangat menarik perhatian orang sekitar. Saya pernah melihat, ketika sore hari tumpukkan gerbong kereta ini, menjadi tempat tongkrongan dan bahkan dijadikan background untuk pemotretan anak-anak muda atau kalangan lainnya.

            Andai saja jika tumpukkan gerbong kereta ini dapat diperbarui atau dimanfaatkan dan dirubah sebagai suatu barang yang memiliki nilai tambah. Mungkin akan lebih baik dan tentunya pemandangan seperti ini tidak seharusnya ada. Sangat disayangkan jika serpihan atau bongkahan gerbong dimanfaatkan oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab tentunya akan merugikan pihak terkait.
            Transportasi ini merekam banyak sejarah ketika jaman negara Indonesia dijajah. Banyak rakyat Indonesia yang dipekerjakan secara paksa untuk mengerjakan pemasangan lintasan kereta api dan gerbong-gerbong kereta. Sejak dahulu transportasi ini digunakan untuk perjalanan jarak jauh yang digunakan untuk membawa barang maupun penumpang dalam jumlah besar. Saat ini nama kereta api masih dikenal dan lebih akrab ditelinga, walaupun kondisi saat ini bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan kereta bukanlah api.

            

0 Comments:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan relevan :) Blogwalking with sharing...

Statistik Blog