Coretan pun perlu bingkai


Tulisan seseorang terkadang bisa menggambarkan apa yang menjadi profesi orang tersebut baik makna dari tulisan tersebut maupun dari bentuk tulisan yang unik dan beranekaragam itu, seperti profesi seorang dokter, sastrawan, guru, seniman, ataupun anak sekolahan yang pemalas dengan bentuk tulisan yang sulit dibaca oleh orang lain. Tentu dari orang-orang yang disebut tadi memiliki gaya tulisan yang berbeda-beda dan pastinya memiliki ciri khasnya masing-masing.



Aku punya sedikit cerita tentang tulisanku, cerita itupun menjadi salah satu indikator yang membuat aku tertarik untuk membuat postingan tulisan ini. Kebanyakan temen-temen memang menyatakan sulit untuk bisa membaca tulisan tanganku ketika aku menulis dibuku atau pun sekedar membuat tulisan unik dengan maksud membuat graviti. Awalnya sih aku cuma merasa malas jika aku lambat dalam menulis rasanya itu sangat menjenuhkan, apalagi jika aku diharuskan untuk menulis kalimat-kalimat yang aku dengarkan ketika orang lain atau pengajarku mendikte semua kalimat yang dibahasnya. Selain itu mungkin karena waktu yang mengharuskan aku menulis dengan cepat sehingga tulisanku entah seperti apa bentuknya, jujur akupun kadang tidak bisa membaca apa yang aku tulis. Ya, akhirnya teman-temanku pun enggan dan malas untuk membaca tulisanku bahkan untuk melihatpun mereka tidak tertarik. Hingga pada suatu hari tugasku yang sudah aku buat jauh-jauh jam sebelum dikumpul dosenku sendiri tak mau menyentuh secabik kertas yang aku lumuri tinta hitam ini. Payah memang tulisan tanganku, tapi aku tak pernah merasa kecil hati ataupun sejenisnya. Aku malah senang dengan kelebihanku itu, aku terkadang seperti seorang dokter dengan tulisan resep obatnya yang rumit untuk dibaca, terkadang seperti seniman sajak yang hanya ingin makna tanpa membingkai tulisannya.
Mungkin memang seharusnya coretanpun perlu dibingkai walau seberapa hebat makna yang dikandung, seberapa menyentuhnya pesan yang disampaikan dan pokok yang menarik dalam tulisan tersebut. Coretan bukan hanya sekedar omong kosong yang berwajah rupawan namun makna yang mengundang dengan bentuk yang rupawan, hal itu pasti yang digemari oleh para pembaca maupun temen-teman yang menyontek. Hehe :D

Tetap percaya diri dalam menulis, masih banyak ko gaya tulisan yang bisa anda terapkan layaknya graviti, kaligrafi, nulis diblog dan sebagainya. Bagusnya anda bisa membagi makna positif yang berguna dari tulisan anda apalagi dengan bentuk ataupun bingkai yang indah... J

0 Comments:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan relevan :) Blogwalking with sharing...

Statistik Blog